TEKNIK PRESENTASI

Posted on Updated on

oleh: Prof. Dr. Imam Suyitno, M.Pd

Memahami Presentasi
• Apa yang dimaksud dengan presentasi?
Presentasi pada dasarnya adalah komunikasi. Dalam presentasi, kita berkomunikasi dengan audien atau pendengar untuk menyajikan hal-hal atau materi yang dipresentasikan. Karena itu, dalam presentasi, kita perlu membuat pesan yang kita sampaikan itu
(i) Dapat dipahami dan dimengerti oleh pendengar,
(ii) Jelas dan menarik
(iii) Lugas, tidak bertele-tele
(iv) Singkat, padat, tapi logis
(v) Memberikan masukan yang konstruktif
(vi) Jelas tujuan dan hasil yang akan dicapai.

Bagaimana menjadi presenter yang baik?
Karena dalam presentasi kita berkomunikasi, kita harus mengembangkan sikap mental untuk menjadi presenter yang baik. Ada empat hal yang dapat dianggap sebagai alat untuk mengembangkan sikap mental menjadi presenter yang baik, yakni (a) rasa komunikasi, (b) rasa humor, (c) rasa kepemimpinan dan percaya diri, dan (d) mengatasi demam mimbar.
a. Rasa komunikasi dapat diciptakan dengan empat cara berikut ini.
(i) Melihat pendengar tidak hanya dengan mata kepala, tetapi juga dengan mata hati.
(ii) Berwicara dengan sungguh-sungguh dan jujur.
(iii) Menjadikan wicara kita bersifat manusiawi (misalnya dalam menyapa pendengar dengan sapaan yang baik).
(iv) Menyiapkan vitalitas tubuh, artinya pewicara bersemangat dan antusias baik terhadap materi yang disajikan ataupun pada pendengarnya.
b. Rasa humor dapat membuat presentasi menjadi segar dan membuat pendengar tetap bersemangat dan betah mengikuti persentasi tersebut. Jangan membuat humor yang menyimpang dari topik pembicaraa.
c. Presenter adalah seorang pemimpin. Karena itu, ciptakan jiwa kepemimpinan dan keteladanan bagi audien. Untuk dapat berjiwa pemimpin, presenter harus memiliki rasa percaya diri. Untuk membangun rasa percaya diri tersebut, presenter dapat melakukan persiapan
(i) menyiapkan segalanya dengan baik,
(ii) membuat masalah menjadi sesuatu yang menarik
(iii) berbuat seolah-olah telah memiliki rasa percaya diri dan harga diri sepenuhnya, dan
(iv) kendalikan rasa percaya diri dan harga diri tersebut jangan sampai berlebihan.
d. Jika kita sebagai presenter merasa masih takut dan kita memiliki penyakit demam mimbar, lakukan hal-hal berikut ini untuk mengatasi demam mimbar.
(i) gunakan gerak tubuh seperlunya,
(ii) jangan memusatkan pikiran pada diri sendiri, tapi pusatkan pada materi,
(iii) berpeganglah pada mimbar seperlunya saja,
(iv) kendorkan otot-otot sekitar leher,
(v) anggap semua pendengar itu kawan,
(vi) pilih topik wicara yang menarik, kuasai topik tersebut,
(vii) buat persiapan yang cukup.

Baca selengkapnya…. klik–>>
Presentasi Efektif dan Efisien
Presentasi yang efektif dan efisien memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
• Tujuannya jelas
Tentukan dan jelaskan tujuan presentasi sehingga audien tahu mau kita ajak ke mana mereka.
• Fokusnya pada pendengar dan hasil yang akan dicapai
Perilaku dan kondisi audien akan menentukan kecepatan, kelancaran, dan tingkat presentasi. Hasil yang diharapkan akan menentukan isi materi presentasi.
• Materinya dapat diukur dan kontekstual
Sampaikan materi yang dapat diukur dan kontekstual untuk mencapai hasil yang optimal, dan tidak membicarakan di luar konteks.
• Medianya sesuai
Gunakan media yang sesuai untuk membantu audien dalam memahami materi presentasi.

Tipe Presentasi
Paling tidak ada empat tipe presentasi. Tentukan presentasi kita dan metode presentasi yang sesuai. Berikut ini ada empat tipe presentasi.
• Persuasif: kita berusaha mempengaruhi audien agar mengikuti presentasi kita dan mau melakukan apa yang kita maksudkan.
• Eksplanatori: menjelaskan dan menyampaikan pesan secara lengkap. Pada umumnya, kita menjelaskan dan mengidentifikasi butir-butir pokok, kemudian menjelaskannya secara butir-butir pokok tersebut secara rinci.
• Instruksional: mengajarkan materi kepada audien. Dalam hal ini, persenter banyak melibatkan audien dalam presentasinya sebagaimana jika guru mengajar.
• Laporan: sampaikan laporan secara singkat, jelas, lugas, dan dapat dipahami. Data-data, contoh-contoh, dan bukti-bukti pendukung laporan hendaknya juga ditunjukkan dan disampaikan dalam presentasi.

Persiapan Presentasi
• Tentukan tujuan presentasi
a) Untuk apa presentasi ini? Mengapa saya mempresentasikannya?
b) Nyatakan hasil yang akan dicapai dalam presentasi.
c) Identifikasi materi pesan yang akan dipresentasikan.
d) Buat dan pilih konteks yang realistik.
e) Sesuaikan dengan latar belakang audien (pengalaman, pendidikan, keahlian)
f) Buat fokus target yang realistik.
• Analisislah audien
a) Identifikasi latar belakang audien
b) Identifikasi tujuan audien mengikuti presentasi penyuluhan
c) Cermati keunikan audien
d) Cermati kebiasaan audien
e) Perhatikan format dan pendekatan yang sesuai dengan audien
• Pra Perencanaan
a) Buat kerangka presentasi
b) Batasi tujuan
c) Tentukan tipe presentasinya
d) Tentukan pendekatan presentasinya
e) Buat kerangka urutan penyajian
f) Pilih media yang tepat
g) Pilih sumber bahan yang handal
h) Tulis rencana presentasi
• Pemilihan Materi
a) Sesuaikan dengan tujuan
b) Sesuaikan dengan audien
c) Sesuaikan dengan lama waktu
d) Fokuskan pada apa yang dipresentasikan
e) Seberapa jauh audien tahu materi itu
f) Seberapa banyak materi yang dapat dicakup
g) Apa yang harus disampaikan untuk mencapai tujuan
h) Apa materi yang harus disiapkan meskipun tidak dipresentasikan
i) Gunakan buku, jurnal, hasil penelitian, majalah, dan dokumen lain untuk sumber materi presentasi
• Penataan Materi
a) Susunlah materi secara sistematis
b) Buat materi yang mudah disampaikan awal, baru materi yang lebih sulit.
• Presentasi Materi
Lakukan presentasi dengan percaya diri. Yakinlah bahwa Anda bisa melakukannya.

About these ads

4 pemikiran pada “TEKNIK PRESENTASI

    Intan berkata:
    17 Maret 2009 pukul 9:54 am

    Saya ingin mengenal Profesor Imam, bisa tidak?
    Untuk admin, tolong foto Profesor dimuat.
    Terima kasih

    Admin:
    1. Akan kami sampaikan kepada Prof. Imam Suyitno.
    2. Tentang foto: kami usahakan.

    dewi berkata:
    15 April 2009 pukul 1:43 pm

    Profesor yang terhormat, teknik persentasi yang dimuat disini saya rasa kurang jelas sehingga saya kurang dapat mengerti apa yang di maksud dengan teknik persentasi karena penjelasan Bapak kurang spesifik.

    Admin:
    Yang dijelaskan oleh Profesor Imam di atas adalah teknik presentasi tingkat tinggi. Anda harus belajar dan beradaptasi agar dapat mengerti dan memahaminya dengan baik.

    rully dul berkata:
    23 Mei 2009 pukul 4:18 pm

    inti dari presentasi adalah pengendalian diri kita dalam mengucapkan sebuah kalimat agar para audien dapat mengerti apa maksud materi yang kita sampaikan.semoga dapat diambil intisari dari semua tehnik presentasi yang telah disampaikan oleh prof…thank’s a lot

    adjie berkata:
    21 Agustus 2011 pukul 11:29 am

    saya rasa yg dijelaskan cukup di mengerti..
    thanks…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s