NAWAVIRUS BAHASA INDONESIA

Posted on Updated on

oleh: Prof. Dr. Imam Suyitno, M.Pd

1. Kata Depan Dilesapkan

Salah: Kelas ini terdiri empat kelompok.

Benar: Kelas ini terdiri atas empat kelompok.

2. Kata “sedangkan” dan “sehingga” mengawali kalimat

Salah: Sehingga ia harus meninggalkan desanya.

Benar: Akibatnya, ia harus meninggalkan desanya.

3. Kalimat tanpa subjek (diawali: dengan, untuk, dalam, pada, dsb.)

Salah: Dengan kondisi itu menguntungkan para tengkulak.

Benar: Kondisi itu menguntungkan para tengkulak.

4. Kata kerja mengawali kalimat secara salah

Salah: Membaca surat Saudara, saya tertarik mengikutinya.

Benar: Setelah membaca surat Saudara, saya tertarik mengikutinya.

5. Kata kerja transitif diikuti kata depan

Salah: Mereka membicarakan tentang hasil ujian.

Benar: Mereka membicarakan hasil ujian.

6. Kata “di mana” digunakan sebagai penghubung

Salah: Museum juga berfungsi sebagai tempat di mana siswa dapat belajar sejarah.

Benar: Museum juga berfungsi sebagai tempat bagi siswa untuk belajar sejarah.

7. Penggunaan kata yang berlebihan (mubazir)

Salah: Penjarah melakukan permintaan secara paksa kepada pemiliki toko untuk menyerahkan hartanya.

Benar: Penjarah memaksa pemilik toko menyerahkan hartanya.

8. Gabungan: “adalah merupakan”, “disebabkan karena”, “sejak dari”, “walaupun … tetapi”, “karena … maka”, “menuju ke”

9. Kata “saling” mendahului kata kerja berimbuhan “ber-an”

Salah: Mereka saling bergandengan tangan.

Benar: Mereka bergandengan tangan Mereka saling menggandeng tangan.

4 thoughts on “NAWAVIRUS BAHASA INDONESIA

    Gautama said:
    26 Maret 2009 pukul 11:47 am

    Mohon penjelasan untuk nomor 8, apakah gabungan itu benar atau salah.
    Terima kasih

    Admin:
    “adalah merupakan”, “disebabkan karena”, … gabungan kata yang salah karena tumpang tindih, menyatakan makna yang sama.

    (Ada tambahan penjelasan, Prof?)

    siti rabiah said:
    27 Maret 2009 pukul 11:20 am

    sebagai orang awam, saya sangat merasakan manfaat artikel ini.
    berguna untuk banyak hal.
    terima kasih. semoga akan terus begini progresinya.

    IMAM SUYITNO said:
    5 April 2009 pukul 6:16 am

    Tambahan jawaban untuk Saudara Gautama

    Gabungan kata yang saya tuliskan dalam artikel di atas termasuk salah satu virus dari nawavirus penggunaan bahasa Indonesia. Karena sebagai virus, penggunaan gabungan kata yang demikian itu termasuk penggunaan yang salah karena termasuk penggunaan kata yang berlebihan atau redudansi.

    Penggunaan kata-kata tersebut seharusnya
    …. adalah ….. atau …. merupakan….
    …. disebabkan oleh …. atau …. karena ….
    Sejak … atau Dari”…..
    Walaupun … , …. atau ….., tetapi ….
    …. menuju Medan. atau ….. ke Medan

    Penulis atau penggunaan bahasa sering membuat kesalahan penggunaan kata “karena”, “berkenaan dengan”, atau jenis kata penyambung lainnya di awal kalimat yang dilanjutkan dengan bagian kalimat berikutnya yang diantarkan dengan kata “maka”. Sebagai contoh:

    (1) Karena tidak diperbolehkan bekerja, maka ia melakukan aktivitas lain yang mengganggu teman-temannya.
    (2) Berkenaan dengan libur masal dalam rangka pemilu, maka kantor-kator pemerintah dan swasta tampak sepi.
    (3) Sehubungan dengan kurangnya pasokan bahan makanan, maka para korban bencana itu menderita kelaparan.

    Penggunaan kata “maka” pada kasus di atas tidak diperlukan sehingga tidak perlu digunakan.

    Penggunaan kata maka

    Retno Sulistyowati said:
    6 April 2009 pukul 8:55 pm

    komentar: Nawavirus Bahasa Indonesia
    Penjelasan Bapak, tentang nawavirus yang disertai contoh membuat saya lebih mudah untuk memahaminya. Saya akui pemakaian bahasa Indonesia ternyata lebih sulit kalau benar-benar ingin jadi pengguna bahasa Indonesia yang benar.
    Terimakasih atas penjelasannya.

    Ada lagi yang ingin saya tanyakan tentang penulisan ejaan, gabungan kata, dan penggunaan huruf kapital. Permasalahan ini yang sering saya hadapi di lapangan sebagai guru bahasa Indonesia. Mohon penjelasannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s